RELVANSI PENDIDIKAN AKHLAK MELALUI SASTRA MELAYU
Kata Kunci:
Sastra Melayu, MelayuAkhlak, Pendidikan KarakterAbstrak
Melayu merupakan media penting dalam pewarisan nilai-nilai akhlak yang berakar pada ajaran Islam dan adat ketimuran. Melalui berbagai bentuk karya seperti pantun, dan gurindam. Masyarakat Melayu menanamkan nilai moral yang mencerminkan prinsip kesantunan, kejujuran, tanggung jawab, serta rasa hormat dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis integritas nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam sastra Melayu serta relevansinya bagi pembentukan karakter generasi masa kini. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan menelaah karya sastra Melayu klasik, jurnal, dan literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sastra Melayu memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian berakhlak mulia melalui nilai-nilai yang tertanam dalam pantun adat, gurindam dua belas, dan hikayat. Nilai tersebut tetap relevan dalam pendidikan modern, terutama dalam pembelajaran berbasis karakter dan budaya lokal. Integrasi sastra Melayu dalam pendidikan terbukti efektif menumbuhkan kesadaran budaya, memperkuat identitas, serta membangun moralitas peserta didik di era digital. Dengan demikian, sastra Melayu menjadi instrumen penting dalam memperkokoh fondasi akhlak dan karakter generasi bangsa.




