STRATEGI GURU PAI DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KOMPETENSI PROFESIONAL, KEPRIBADIAN, DAN SOSIAL UNTUK PEMBENTUKAN AKHLAKUL KARIMAH DI SMPN 1 TULANG BAWANG BARAT

Penulis

  • Sutari Cahyono UIN Jurai Siwo Lampung
  • Mukhtar Hadi UIN Jurai Siwo Lampung
  • Sri Andri Astuti UIN Jurai Siwo Lampung

Kata Kunci:

Strategi Guru Pai, Kompetensi Profesional, Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Sosial, Akhlakul Karimah

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan akhlak yang masih ditemukan pada peserta didik, seperti kurangnya sikap disiplin, sopan santun, dan tanggung jawab dalam lingkungan sekolah. Kondisi tersebut menuntut peran strategis guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk akhlakul karimah peserta didik melalui implementasi kompetensi guru, khususnya kompetensi profesional, kepribadian, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru PAI dalam mengimplementasikan kompetensi profesional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial dalam pembentukan akhlakul karimah peserta didik di SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dalam mengimplementasikan kompetensi profesional dilakukan melalui perencanaan pembelajaran yang terintegrasi dengan nilai-nilai akhlak, penggunaan metode pembelajaran yang variatif, serta pembiasaan nilai-nilai islami dalam kegiatan pembelajaran. Implementasi kompetensi kepribadian diwujudkan melalui keteladanan guru dalam sikap, perilaku, dan kedisiplinan sehingga menjadi contoh bagi peserta didik. Adapun implementasi kompetensi sosial dilakukan melalui komunikasi yang baik dengan peserta didik, kerja sama dengan guru lain, serta keterlibatan dalam kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah. Faktor pendukung dalam pembentukan akhlakul karimah antara lain adanya dukungan dari pihak sekolah, program kegiatan keagamaan, serta kerja sama antara guru dan orang tua. Sementara itu, faktor penghambat meliputi pengaruh lingkungan pergaulan peserta didik, kurangnya kesadaran sebagian siswa, serta keterbatasan pengawasan di luar lingkungan sekolah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi guru PAI dalam mengimplementasikan kompetensi profesional, kepribadian, dan sosial memiliki peran penting dalam mendukung pembentukan akhlakul karimah peserta didik di SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat.

This research is motivated by various moral problems still found among students, such as a lack of discipline, politeness, and responsibility within the school environment. These conditions require the strategic role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in fostering students’ akhlakul karimah (noble character) through the implementation of teacher competencies, particularly professional, personal, and social competencies. This study aims to analyze the strategies of Islamic Religious Education teachers in implementing professional, personal, and social competencies in the formation of students’ akhlakul karimah at SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat, as well as to identify the supporting and inhibiting factors in its implementation. This study employs a qualitative approach with a field research design. Data were collected through interviews, observations, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was tested through source and technique triangulation. The results of the study show that the strategies of PAI teachers in implementing professional competence are carried out through learning planning integrated with moral values, the use of varied teaching methods, and the habituation of Islamic values in learning activities. The implementation of personal competence is reflected in the teacher’s exemplary attitude, behavior, and discipline, which serve as role models for students. Meanwhile, the implementation of social competence is carried out through good communication with students, collaboration with other teachers, and involvement in religious activities within the school environment. Supporting factors in the formation of students’ akhlakul karimah include support from the school, religious programs, and cooperation between teachers and parents. In contrast, inhibiting factors include the influence of students’ social environments, the lack of awareness among some students, and limited supervision outside the school environment. Based on these findings, it can be concluded that the strategies of Islamic Religious Education teachers in implementing professional, personal, and social competencies play an important role in supporting the formation of students’ akhlakul karimah at SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31