KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM KEGIATAN SAFARI DAKWAH OLEH LAZISMU MUHAMADIYAH DI KECAMATAN ANDIR PERSUASIVE COMMUNICATION IN LAZISMU MUHAMADIYAH DAKWAH SAFARI PROGRAM IN ANDIR DISTRICT
Kata Kunci:
Komunikasi Persuasi, Safari Dakwah, LAZISMU, Filantropi Islam, Strategi Penggalangan DanaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi persuasi dalam kegiatan Safari Dakwah oleh LAZISMU Muhammadiyah di Kecamatan Andir. Menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap Kepala Bidang Pendidikan dan Dakwah, penelitian ini mengeksplorasi konsep, teknik persuasi, konstruksi pesan, dan media pendukung yang digunakan dalam program. Temuan menunjukkan bahwa Safari Dakwah menerapkan pendekatan persuasi terintegrasi yang menggabungkan persuasi emosional organisasi, persuasi rasional-logis, dan persuasi berbasis kebiasaan rutin. Pesan kunci dikonstruksi melalui argumentasi teologis (dalil Al-Qur'an), narasi emosional (kisah kemanusiaan), dan bukti empiris (testimoni dan program nyata). Strategi komunikasi dirancang secara sistematis melalui kegiatan rutin yang telah menjadi budaya organisasi, didukung oleh integrasi media multi-channel. Pembangunan kepercayaan dicapai melalui transparansi, akuntabilitas, dan bukti konkret program-program sosial Muhammadiyah dari tingkat regional hingga nasional.
This study aims to analyze the persuasive communication strategies implemented in the Safari Dakwah program by LAZISMU Muhammadiyah in Andir Sub-district. Using a qualitative method with in-depth interviews with the Head of Education and Dakwah Division, this research explores the concept, persuasive techniques, message construction, and supporting media used in the program. The findings reveal that Safari Dakwah employs an integrated persuasive approach combining organizational emotional persuasion, rational-logical persuasion, and routine-based persuasion. Key messages are constructed through theological arguments (Quranic verses), emotional narratives (humanitarian stories), and empirical evidence (testimonials and tangible programs). The communication strategy is designed systematically through routine activities that have become organizational habits, supported by multi-channel media integration. Building trust is achieved through transparency, accountability, and concrete evidence of Muhammadiyah's social programs from regional to national levels.




