PERBEDAAN STRUKTUR DAN MAKNA JUMLAH ISMIYAH & JUMLAH FI’LIYAH DALAM BAHASA ARAB

Penulis

  • Laila Safitri Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Muhammad Solihin Pranoto Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Indah Farizky Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Zahra Al Vira Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Kata Kunci:

Jumlah Ismiyah, Jumlah Fi'liyah, Mubtada'-Khabar, Fi'il-Fa'il

Abstrak

Penelitian ini mengkaji konsep dasar, struktur, serta perbandingan semantik antara jumlah ismiyah dan jumlah fi'liyah dalam nahwu Arab klasik. Jumlah ismiyah, yang terdiri atas mubtada' dan khabar, mewakili paradigma statis berorientasi tsabat (keadaan tetap), sementara jumlah fi'liyah with fi'il sebagai rukun pertama mencerminkan dinamika huduts (kejadian baru) yang temporal. Analisis kontrastif menyoroti perbedaan i'rab, fleksibilitas taqdim-ta'khir, serta implikasi balaghah dalam Al-Qur'an, seperti pada QS. An-Nūr: 35 dan Al-A'rāf: 54. Pembahasan ini didasarkan pada teks otoritatif seperti Jurūmiyyah, Alfiyyah Ibn Malik, dan Al-Kitāb Sibawayh, dengan tujuan memperkaya pemahaman hermeneutik dan pedagogi bahasa Arab Islam. Temuan menegaskan bahwa pilihan struktur memengaruhi ta'kid, istikmal, dan tajdid makna, relevan bagi studi tafsir dan pengajaran nahwu.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30